STIE Malangkucecwara (ABM) Ajak Kanda University dan Wako University Jepang Kerja Sama

Rektor STIE Malangkucecwara Drs Bunyamin PhD (duduk dua dari kanan) bersama sivitas akademika Wako University Jepang

Rektor STIE Malangkucecwara Drs Bunyamin PhD (duduk dua dari kanan) bersama sivitas akademika Wako University Jepang

Menyambut Hari Kebangkitan Nasional, STIE Malangkucecwara (ABM) terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikannya secara konsisten. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan Rektor STIE Malangkucecwara (ABM), Drs Bunyamin PhD ke Kanda University dan Wako University Jepang mulai Sabtu (9/5) hingga Sabtu (23/5) untuk melakukan kerja sama guna menggali berbagai potensi yang bisa disinergikan. Berikut wawancara eksklusif wartawan Jawa Pos Radar Malang, Muhammad Faishol dengan Drs Bunyamin PhD by phone, Sabtu (16/5) lalu.

Apa yang melatarbelakangi Malangkucecwara (ABM) untuk melakukan kunjungan ke Jepang?

Setelah STIE Malangkucecwara meraih akreditasi A untuk program studi akuntansi maupun program studi manajemen, kepercayaan masyarakat terhadap kampus kami sebagai perguruan tinggi unggulan semakin meningkat, seiring bertambahnya minat mahasiswa baru. Demikian juga kepercayaan pihak luar, seperti Kanda University dan Wako University Jepang yang telah lama terjalin dalam Indonesian Studies Program (ISP) perlu dijajaki lebih intensif dalam bentuk kerjasama bidang pendidikan maupun penelitian.

Kalau begitu, berarti dalam waktu dekat Kampus Malangkucecwara (ABM) bakal kedatangan mahasiswa dari Jepang atau bahkan dari negara lain?

Sebenarnya bukan hal baru bagi kampus kami menerima mahasiswa asing, hanya saja mahasiswa asal Jepang memang masih mendominasi. Bahkan, saat ini kampus kami juga sedang melakukan kerjasama dengan beberapa pihak untuk melakukan pertukaran mahasiswa dengan universitas dari berbagai negara.

Sejauh mana Malangkucecwara (ABM) telah mempersiapkan diri sebagai kampus yang berorientasi global?

Sebagai kampus ekonomi dan bisnis yang terakreditasi A, tentu ini bisa menjadi parameter kesiapan Malangkucecwara (ABM) menuju kampus berorientasi global. Saat ini kami sedang mengirim beberapa dosen untuk studi lanjut diluar negeri. Lewat The Boston Institute yaitu lembaga pendidikan bahasa inggris yang ada di kampus kami, dosen telah kita upgrade kemampuan bahasa asingnya lebih ke conversation skill. Selain itu, lewat lembaga yang sama beberapa dosen juga sedang mengikuti program IELTS yang diproyeksikan untuk studi lanjut ke luar negeri dalam waktu dekat.

Apa yang menjadi pembeda antara kampus Malangkucecwara (ABM) dengan kampus lain?

Satu hal yang membuat Malangkucecwara (ABM) berbeda dengan kampus lain yaitu budaya akademik. Misalnya, kedekatan, keteladanan, keterbukaan berpendapat diantara dosen dan mahasiswa selama proses belajar mengajar, menjadikan transfer knowledge bisa berjalan sangat efektif. Budaya melayani yang telah terinternalisasi disetiap unit kerja telah menjadikan mahasiswa merasa terfasilitasi ketika mereka menghadapi masalah perkuliahan. Selain itu, semua dosen juga telah terbentuk knowledge sharing behaviour, sehingga selalu ada motivasi untuk continues learning. Budaya kerja secara profesional yang senantiasa kita kenalkan dan tularkan kepada mahasiswa. Terbukti, kita berhasil membentuk etos kerja yang baik. Sebagai hasilnya, banyak perusahaan dalam negeri maupun asing yang mempercayakan lulusan kampus Malangkucecwara (ABM) untuk menduduki posisi strategis di perusahaannya masing-masing.

Bagaimana cara mendaftar bagi calon mahasiswa baru yang ingin melanjutkan studi di kampus Malangkucecwara (ABM)?

Calon mahasiswa baru bisa datang langsung ke sekretariat penerimaan mahasiswa baru di Jalan Candi Kalasan Kota Malang atau bisa mendaftar di www.stie-mce.ac.id. Info lebih lanjut bisa menghubungi telepon ( 0341) 491813.

Rektor STIE Malangkucecwara Drs Bunyamin PhD memberikan cindera mata kepada Rektor  Wako University Jepang

Rektor STIE Malangkucecwara Drs Bunyamin PhD memberikan cindera mata kepada Rektor Wako University Jepang Prof Tatsuo Ito

sumber: Radar Malang, Selasa 19 Mei 2015

You may also like...