Pertahankan Gelar Anugerah Kampus Unggulan

MALANG – Konsistensi STIE Malangkucecwara (ABM) memertahankan kualitas, mendapatkan penghargaan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta Wilayah VII Jawa Timur (Jatim). ABM kembali meraih penghargaan sebagai perguruan tinggi unggulan untuk kali ke-6. Anugerah Kampus Unggulan (AKU) 2013 diterima Ketua STIE Malangkucecwara (ABM) Drs. Bunyamin,MM, PhD saat RAKERPIM di Hotel Royal Orchids Batu, Kamis, 30 Mei lalu.

Kepada Malang Post, Benny, panggilan akrab Bunyamin PhD, mengungkapkan ABM memiliki kiat khusus untuk mempertahankan penghargaan bergengsi AKU. Menurutnya AKU diberikan oleh pemerintah melalui proses penilaian yang tertutup. ”Kita tidak tahu kalau dinilai, tapi hal itu tidak menjadi masalah karena dalam keseharian standar mutu selalu kami jaga,” ungkap Benny.

Ia mencontohkan dalam proses belajar mengajar misalnya, ABM selalu mengembangkan proses yang terbaik. Fasilitas pembelajaran selalu di-up grade, dan sumberdaya dosen juga terus ditingkatkan pengetahuannya. Kurikulum di ABM direview setiap semester.

Dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat, ABM juga memenangkan sejumlah program hibah dari pemerintah. Sementara dalam bidang kemahasiswaan, ABM juga mendorong peningkatan softskill melalui organisasi mahasiswa. Prestasi kemahasiswaan juga membanggakan. Tahun lalu, ABM sukses mempertahankan peringkat 10 Besar Perguruan Tinggi Terbaik Nasional Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke 25 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Pada PIMNAS 2011, ABM menduduki peringkat 7 dan tahun ini peringkat 8.

AKU sendiri memberikan penghargaan untuk tiga ketegori unggulan, yakni : Tata Kelola, Kemahasiswaan serta Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Prestasi yang berhasil diraih berturut-turut selama 6 tahun sejak tahun 2008 sampai dengan 2013 ini menurutnya sangat membanggakan. Sebab membuktikan bahwa ABM semakin dipercaya baik oleh pemerintah maupun masyarakat secara luas. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi ABM untuk terus meningkatkan tradisi kualitas, sehingga pada akhirnya akan menghasilkan lulusan yang unggul dan Kampus ABM menjadi pilihan masyarakat.

”Semua ini didapatkan berkat adanya kerja keras dan kerjasama antar seluruh sivitas akademika,” pungkasnya.

sumber: Malang Post, 18 Juni 2013